Monday, March 19, 2007

Wednesday, March 14, 2007

RAHAYU... RAHAYU......

RAHMAH & WAHYU

BENCANA yang silih berganti.....

Akankah kita sadari bahwa alam ini mulai marah pada kita
yang seharusnya menjadi Kholifah di bumi ini.
Ataukah masih kita pakai otak kita untuk mengatakan bahwa
ini adalah hal biasa dari siklus alam semesta.

4 unsur alam ini (Tanah, Air, Udara, Api)
mungkin sudah muak dengan tingkah kita,
lalu mereka berdemonstrasi silih berganti.

Tanah yang bergerak.... (Gempa & Tanah Longsor)
Air yang meluap..... (Tsunami & Banjir)
Angin dan Udara yang berputar-putar... (Tornado & Angin Puting Beliung)
Api yang menjilat-jilat.... (Ledakan & Kebakaran)

Kenapa penanggulangan dan penyelesaian dengan Otak(Teknologi)
tak mampu menyelesaikan?
Karena saya yakin yang mampu dikerjakan Otak kita hanya penyelesaian
yang parsial tidak mampu menembus ke akar permasalahan sesungguhnya.

Mampukah kita menangkap makna dibaliknya?
Pasti ada nilai yang hilang.......
Bahwa manusia sudah terlalu sombong dengan otaknya.
Mampukah kita mengembalikan Nilai- Nilai yang hilang?
Bahwa ada yang lain selain otak, untuk menuju sempurna.

Alam ini hanya tinggal Rahmahnya,namun kehilangan Wahyunya.
atau lebih mudahnya, kita ini masih dapat rejekinya,
tapi rejeki yang kehilangan barokahnya.

Lalu dimana Wahyu?
Coba kita cari jauh didalam hati kecil kita.

Sebuah lagu dari Grup Ungu yang jadi hit sekarang,
yang sangat disukai oleh jutaan orang, jadi tolok ukur realita bahwa
sebagian besar kita ini sadar masih banyak melakukan Dosa-Dosa.
Hingga kita ini takut untuk menghadapNya.
Namun tidak segera memperbaiki. nunggu kalo ajal udah dekat.

Andai Ku Tahu...

Coba bayangkan jika Rahmah & Wahyunya diambil semua oleh Tuhan...
JAMAN WIS AKHIR, sudah tak ada lagi alam ini.

RAHAYU (Rahmah & Wahyu) - Rahmaniyah & Rohimiyah
Rejeki & Barokah - Otak dan Hati

Mestinya dua nilai itu harus selalu disandingkan.

RAHAYU... RAHAYU....
Maaf, lama saya tidak menulis di Blog, karena harus berlari kesana-kemari.
Berbekal Rahmah, saya mengelana mencari Wahyu yang hilang.

Je. Elysanto
yang lagi nglindur di sebuah Warnet